Showing posts with label PHP. Show all posts
Showing posts with label PHP. Show all posts

Friday, February 10, 2017

Cara Mengatasi script php yang gagal di buka di browser


Febriyan Net - Asslamu'alikum, kali ini admin akan berbagi tentang solusi dari masalah php yang blank saat dibuka atau diakses. Pada sebuah web server banyak sekali aplikasi yang harus diinstall agar web server dapat berjalan dengan optimal, salah satunya yaitu php, karena php yang akan membangun web dengan dinamis. Tetapi admin pernah mempunyai sebuah masalah ketika setelah installasi web server malah saat file php ingin di akses dari browser malah tidak keluar apapun atau blank, pernah juga admin menemui pada saat file php di buka dibrowser, malah mendownload. Nah ternyata ada solusi dari permasalahan itu yang akan dibahas diartikel kali ini.

Pengertian

PHP: Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS.
Baca selengkapnya di https://id.wikipedia.org/wiki/PHP

Latar Belakang

Terjadi kesalahan pada saat membuka file berekstensi .php pada browser atau pada saat membuka file php malah blank atau tidak keluar apapun. Seperti gambar di bawah ini :

Cara Mengatasi script php yang gagal di buka di browser  - Febriyan Net

Maksud dan Tujuan

1. Mengatasi masalah blank pada saat membuat file berekstensi php atau tidak keluar apapun.

2. Mengatasi masalah file php yang saat dibuka di browser malah mendownload file php tersebut.

Alat dan Bahan

1. Laptop atau PC yang php nya error

Jangka waktu Pelaksanaan

Kurang dari 5 menit tergantung koneksi

Tahap pelaksanaan

Pertama tama, pastikan dulu bahwa php sudah terinstall di pc anda sesuai versi yang dapat diinstall.
Error diatas disebabkan karena library  modul php belum terinstall sehingga walupun php sudah terinstall tapi modul php belum terinstall maka apache (webserver) belum dapat meload php nya . Langsung saja cara mengatasi nya yaitu dengan cara menginstall library  modul php tadi :

febri@febriyan:~$ sudo apt-get install libapache2-mod-php5.6 -y
Ganti teks yang bertulis tebal dengan versi dari php anda.

Lalu kemudian kita harus mengaktifkan modul php nya yaitu dengan ketikkan perintah :

febri@febriyan:~$ sudo a2enmod php5.6

Lalu restart apache nya. ketikkan perintah :

febri@febriyan:~$ sudo /etc/init.d/apache2 restart

Coba cek apakah php sudah kembali normal :

Cara Mengatasi script php yang gagal di buka di browser  - Febriyan Net

Nah sampai disini, php sudah  dapat dibuka dengan normal :D .

Kesimpulan

Hasil dari konfigurasi diatas yaitu php berhasil dibuka / diakses kembali. Ternyata penyebab dari error diatas yaitu salah satu libapache belum diinstall yaitu libapache php . Setelah dipasang dan di enable, php kembali normal.

Referensi

http://www.goblooge.com/blog/mengatasi-error-php5-di-web-server-apache-ubuntu-server/

Sekian artikel tentang Cara Mengatasi script php yang gagal di buka di browser . Semoga bermanfaat bagi teman teman yang sedang belajar tentang web server dll. Jika ada pertanyaan silahkan corat coret di kolom komentar :) .

Terimakasih,
Read more

Tuesday, January 24, 2017

Installasi Web Server dan PHP Pada Debian Server 8 Jessie


Febriyan Net - Assalamu'alaikum. Kali ini admin akan berbagi artikel tentang Installasi Web Server dan PHP Pada Debian Server 8 Jessie. Web server dipasang pada server agar dapat diakses oleh client, Web server local maupun Web server yang berlingkup luas atau publik. Seperti webserver milik facebook, google dll. Kali ini, kita menggunakan sistem operasi debian sebagai sistem operasi utama server kita untuk membangun sebuah web server.

Pengertian

Server HTTP Apache atau Server Web/WWW Apache adalah server web yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini menggunakan HTTP.
Selengkapnya : https://id.wikipedia.org/wiki/Apache

PHP: Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS.
Selengkapnya : https://id.wikipedia.org/wiki/PHP

Server web atau peladen web dapat merujuk baik pada perangkat keras ataupun perangkat lunak yang menyediakan layanan akses kepada pengguna melalui protokol komunikasi HTTP atau HTTPS atas berkas-berkas yang terdapat pada suatu situs web dalam layanan ke pengguna dengan menggunakan aplikasi tertentu seperti peramban web.
Selengkapnya : https://id.wikipedia.org/wiki/Server_web

Latar Belakang

Web server memungkinkan teman teman agar teman teman dapat berbagi informasi kepada orang lain dalam bentuk aplikasi berbasis web yang di terapkan di dalam web server, dan juga untuk mengelolanya pun cukup mudah, kita tinggal mengakses web server tersebut pada web browser di PC ataupun mobile.

Maksud dan Tujuan

1. Memasang dan mengkonfigurasi web server pada server agar siap digunakan dan dapat di akses dari PC client yang terhubung dengan PC server.
2. Memasang PHP 5 pada web server agar dapat dipasang aplikasi web yang dinamis.

Alat dan Bahan

1. PC Server debian server
2. PC client
3. DVD 1 debian server atau koneksi internet (tergantung repository)

Jangka Waktu Pelaksanaan

Kurang dari 5 menit.

Tahap Pelaksanaan

Untuk menjadikan server menjadi sebuah webserver, perlu adanya aplikasi web server, salah satunya yaitu apache2 yang sudah tertanam pada DVD 1 debian atau jika teman teman menggunakan repository dari internet tidak memerlukan DVD 1.
Pastikan juga server dan client sudah terhubung satu sama lain dan sudah mempunyai ip address.

Berikut topologi yang akan kita buat :

Installasi Web Server dan PHP Pada Debian Server 8 Jessie - Febriyan Net


1. Installasi Apache2
Masuk ke server dan ketikkan perintah :

root@server:~# aptitude install apache2 -y
Perintah diatas digunakan untuk menginstall aplikasi apache2 yang berguna untuk membangun web server.

Sampai disini web server sudah berhasil dibuat, hanya saja web server belum dapat mengeksekusi bahasa pemrograman PHP .
Untuk mengecek web server, masuk ke web browser di komputer client lalu isi url dengan ip address web server nya .

Installasi Web Server dan PHP Pada Debian Server 8 Jessie - Febriyan Net

Nah untuk dapat mengeksekusi PHP harus diinstall PHP terlebih dahulu.

2. Installasi PHP5
Kembali ke server, masukkan perintah :

root@debian:~# aptitude install php5 php5-cli php5-common php5-curl php5-gd php5-json php5-mysql php5-mcrypt php-pear -y

Nah, jika PHP sudah terpasang, restart web server nya dengan cara ketikkan perintah :

root@debian:~# systemctl restart apache2

Untuk mengecek versi dari php dan informasi lainnya tentang php, buat file php pada directory /var/www/html/ . Caranya yaitu ketikkan perintah :

root@debian:~# nano /var/www/html/info.php

Masukkan Script PHP :

<?php

phpinfo();

?>

Lalu save dengan cara tekan tombol ctrl + x lalu y  lalu tekan enter .

Pengujian
Cek di browser client dengan cara ketikkan di url : http://ip_address_server/info.php

Installasi Web Server dan PHP Pada Debian Server 8 Jessie - Febriyan Net

Kesimpulan

Hasil dari konfigurasi diatas yaitu web server sudah berhasil di install dan untuk directory web server nya sendiri terletak di /var/www/html/ .Sehingga aplikasi aplikasi web akan diletakkan di directory tersebut agar dapat di akses oleh client.

Referensi

https://www.server-world.info/en/note?os=Debian_8&p=httpd&f=1

Terimakasih telah membaca artikel tentang Installasi Web Server dan PHP Pada Debian Server 8 Jessie . Semoga bermanfaat bagi teman teman yang ingin membangun sebuah VPS atau HOSTING .

Terimakasih
Read more

Monday, January 23, 2017

Cara import dan export database MySQL menggunakan perintah terminal


Febriyan Net - Dalam sebuah database, ada fitur untuk mengimport serta mengeksport untuk mempermudah kita untuk membackup serta merestore .

Pengertian

SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang digunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus di mana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
Baca selengkapnya di https://id.wikipedia.org/wiki/SQL dan https://id.wikipedia.org/wiki/MySQL

Latar Belakang

Mengimport database dengan menggunakan terminal mempermudah kita jika kita menggunakan SO linux atau CLI Mode . Karena kita berada langsung pada database server itu, tinggal memasukkan beberapa perintah saja kita sudah mengeksport database server tersebut ataupun sebaliknya.

Maksud dan Tujuan

Memasukkan atau mengimport file sql ke dalam database mysql.
Mengeksport database dalam bentuk .sql

Alat dan Bahan

1. Database server (LAMP)
2. PC laptop

Jangka Waktu Pelaksanaan

Kurang lebih 5 menit untuk pembelajaran .

Tahap Pelaksanaan

1. Export

Pastikan dulu database yang akan diexport sudah ada dan ada isinya (table) . Jika sudah, kita akan mengeksport database itu dalam bentuk file nama.sql . Contoh disini admin ingin mengeksport database data_siswa  ke file bernama data_siswa.sql .
Masuk ke terminal server database nya lalu ketikkan perintah :

root@debian:/home/febri# mysqldump -u root -p data_siswa > data_siswa.sql

Masukkan password mysql server anda.
Nah coba cek apakah database sudah di import dengan masukkan perintah untuk melihat file :

root@debian:/home/febri# ls

Nah, dapat dilihat pengeksporan telah berhasil dan sudah terbentuk file bernama data_siswa.sql .

2. Import

Sekarang kita akan mengimport data_siswa.sql ke dalam database bernama data_siswa .
Pertama tama buat database bernama data_siswa terlebih dahulu
Ketikkan perintah :

root@debian:/home/febri# mysql -u root -p

Masukkan password anda. Masukkan perintah sql :

mysql> CREATE database data_siswa;

Lalu keluar dari mysql nya :

mysql> quit

Nah, database data_siswa sudah berhasil dibuat, tinggal kita mengimport data_siswa.sql ke database tersebut. Masukkan perintah :

root@debian:/home/febri# mysql -u root -p data_siswa < data_siswa.sql

Nah, sampai tahap ini database sudah berhasil diimport.
Finish,

Kesimpulan

Hasil dari konfigurasi diatas yaitu kita sudah dapat mengeksport serta mengimport database .

Referensi

https://pyscamp.wordpress.com/2014/05/17/mysql-export-dan-import-file-sql-melalui-terminal/

Sekian artikel tentang Cara import dan export database MySQL menggunakan perintah terminal . Semoga bermanfaat bagi teman teman.
Terimakasih
Read more

Friday, January 20, 2017

Cara mengaktifkan Htaccess Apache pada Debian 8 Jessie


Febriyan Net - Pada sebuah web server, sangat penting jika kita memberikan sebuah layanan web server yang penuh atau berkualitas kepada client. Apalagi ditambah CMS CMS sekarang yang sangat beraneka ragam. Di dalam CMS tersebut pun banyak syarat agar cms tersebut dapat terpasang dengan baik pada web server. Salah satu fitur dari CMS CMS sekarang yaitu htaccess .

Pengertian

.htaccess adalah file konfigurasi yang disediakan oleh web server Apache, yang biasanya digunakan untuk mengubah settingan default dari Apache. Kita ketahui bahwa sebagian besar hosting web di internet menggunakan Apache sebagai servernya sehingga bagi para pengelola web / webmaster sedikit banyak harus belajar tentang .htaccess agar kita bisa mengubah settingan default dari server.
File .htaccess merupakan file teks ASCII sederhana yang biasanya diletakkan dalam root direktori. File ini diharuskan dalam format ASCII dan bukan binary dan untuk file permission (atribut file) pada server hosting harus di set 644 (rw-r-r). Hal tersebut dimaksudkan agar server dapat mengakses file .htaccess, tapi mencegah user untuk mengakses file .htaccess dari browser mereka. File .htaccess yang diletakkan dalam root direktori dapat digunakan untuk mengubah konfigurasi dari subdirektori-subdirektori yang ada didalamnya, sehingga dalam satu website biasanya kita cukup untuk mempunyai 1 file .htaccess saja yang diletakkan dalam root direktori.
Baca selengkapnya di http://wwdq.blogspot.co.id/2011/09/pengertian-dan-penggunaan-file-htaccess.html

Latar Belakang

Website website atau CMS CMS sekarang banyak yang menggunakan htaccess sebagai penyingkat url mereka, sehingga web server yang ada pada web site tersebut harus mengaktifkan modul rewrite terlebih dahulu.

Maksud dan Tujuan

1. Mengaktifkan modul Rewrite pada debian 8 jessie .
2. Mengaktifkan htaccess pada web server apache2 .

Alat dan bahan

1. Debian Server 8 Jessie.
2. PC atau Laptop Client.
3. Koneksi Internet.

Jangka Waktu Pelaksanaan

Kurang dari 10 menit.

Tahap Pelaksanaan

Pertama tama, jalankan server debian anda terlebih dahulu. Remote server anda menggunakan ssh atau langsung dari server itu sendiri .
Jika sudah masuk ke server debian anda, masuk ke mode super dengan menggunakan perintah :

febri@debian:~$ su

Lalu edit file apache2.conf  dengan menggunakan perintah :

root@debian:/home/febri# nano /etc/apache2/apache2.conf

Cari tulisan :

<Directory /var/www/>
        Options Indexes FollowSymLinks
        AllowOverride None
        Require all granted
</Directory>

Lalu ganti tulisan AllowOverride None menjadi AllowOverride All .Sehingga menjadi seperti berikut :

<Directory /var/www/>
        Options Indexes FollowSymLinks
        AllowOverride All
        Require all granted
</Directory>

Lalu save dengan menggunakan perintah ctrl + x ketik Y lalu enter .

Selanjutnya edit file 000-default.conf dengan menggunakan perintah :

root@debian:/home/febri# nano /etc/apache2/sites-available/000-default.conf

Beri tulisan dibawah ini , di bawah tulisan "DocumentRoot /var/www/html" :

<Directory "/var/www/html">
AllowOverride All
</Directory>

Sehingga menjadi seperti berikut :


Kemudian Save .
Selanjutnya, ketikkan perintah untuk mengaktifkan modul rewrite :

root@debian:/home/febri# a2enmod rewrite

Selanjutnya restart apache2 nya dengan perintah :

root@debian:/home/febri# /etc/init.d/apache2 restart


Finish :D .
 

Kesimpulan

Hasil dari konfigurasi diatas yaitu modul rewrite dan .htaccess sudah berhasil diaktifkan pada web server apache2 anda.

Referensi

http://wwdq.blogspot.co.id/2011/09/pengertian-dan-penggunaan-file-htaccess.html
 
Read more

Saturday, January 7, 2017

Cara mengatasi phpmyadmin yang error should not be world writable


Febriyan Net - Phpmyadmin merupakan perangkat lunak yang berfungsi untuk memanagement database MySQL. PHPmyadmin biasanya dipasang di web server untuk mempermudah client dalam memanagement mysql server nya. Tetapi pernahkan teman teman mendapat kan error yang tertuliskan "Wrong permissions on configuration file, should not be world writable!"

Pengertian

PhpMyAdmin adalah sebuah perangkat lunak atau software yang dibangun dengan bahasa pemrograman php, yang digunakan untuk memanagement database berbasis web yaitu MySQL .

Latar Belakang

Gagal pada saat membuka phpmyadmin karena error Wrong permissions on configuration file, should not be world writable! . Terjadi karena file /opt/lampp/etc/config.inc.php mempunyai permission world-writable. Untuk mengatasinya yaitu dengan mengubah permissionnya menjadi hanya dapat dibaca (read only) .


Maksud dan Tujuan

  1. Mengatasi masalah karena permission yang salah.
  2. Mengatasi masalah tidak dapat menjalankan phpmyadmin.

Alat dan bahan

  1. PC atau Laptop yang phpmyadmin nya error

Jangka waktu pelaksanaan

Kurang dari 5 menit.

Tahap Pelaksanaan

Masuk ke terminal dengan cara tekan tombol ctrl + alt + t .


Masukkan perintah dibawah ini :

febri@no-name:~$ sudo su
Perintah diatas digunakan untuk masuk ke mode super user


Lalu ketikkan perintah :

root@no-name:# chmod 655 /opt/lampp/etc/config/inc.php
Perintah diatas digunakan untuk memberikan permission kepada file my.conf agar hanya dapat dibaca oleh user.


Lalu restart web server nya dengan cara ketikkan perintah :

root@no-name:# /opt/lampp/lampp restart

Jika sudah, coba akses PhpMyadmin yang error tadi. dan alhasil phpmyadmin nya sudah dapat diakses .


Referensi



Terimakasih telah membaca artikel sederhana dari admin ini. Semoga bermanfaat :) .
Teruslah belajar,
Terimakasih
Read more